Hidup Tak Selalu Berjalan Mulus

Butuh Batu Kerikil supaya kita berHati-Hati
Butuh Semak Berduri supaya kita Waspada
Butuh Persimpangan supaya kita Bijaksana dalam memilih
Butuh Petunjuk Jalan supaya kita punya Harapan tentang arah masa depan
Hidup butuh Masalah supaya kita tahu kita punya Kekuatan
Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara Bekerja Keras
Butuh Airmata supaya kita tahu meRendahkan Hati
Butuh diCela supaya kita tahu bagaimana Cara Menghargai
Butuh Tertawa supaya kita tahu Mengucap Syukur
Butuh Senyum supaya kita tahu kita Punya Cinta
Butuh Orang Lain supaya kita tahu kita Tak Sendiri
Butuh Kearifan supaya kita tahu bahwa hidup kita ada pada kehendakNya


Dalam hidup, jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, dari mana kita belajar IKHLAS
“Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? (Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.” (QS 53:24-25)

Jika semua yang kita impikan TERWUJUD, dari mana kita belajar SABAR
"Mohonlah pertolongan kepada Allah dan bersabarlah; sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya.(QS 7:128)

Jika kita hanya bertumpu pada DO'A dan mengharap dikabulkanNya, darimana kita belajar IKHTIAR
Katakanlah: "Hai kaumku, berbuatlah sepenuh kemampuanmu (berikhtiar), sesungguhnya aku pun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui, siapakah (di antara kita) yang akan memperoleh hasil yang baik dari dunia ini.” (QS 6:135)

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
“Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS 53:43)

Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.” (QS 2:155).

Ingat, seorang yang tekun berdo'a, bukan berarti tidak mengalami masa sulit
"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan dari padamu bebanmu yang memberatkan punggungmu." (QS 94:1-3)

Biarlah Allah yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang terbaik untuk kita
"Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya.” (QS 10:109)

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEIKHLASAN
“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah." (QS. 4:125)

Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar untuk MEMAAFKAN
“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.” (QS 7:199)

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
“Dan di antara manusia ada orang yang bersungguh-sungguh berkorban karena mencari keridhaan Allah.” (QS 2:207)

Ketika kamu merasa sepi dan sedih, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya. “(QS 12:86)

Ketika kamu harus mengerjakan sesuatu bagi orang lain, maka saat itu kamu belajar tentang KEMURAHAN HATI
“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya.” (QS 2:274)

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
"Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik." (QS. 10:105)

No comments:

Post a Comment